Wednesday, November 25, 2009

Haji Mabrur

Hadhrat Abu Hurairah r.a. menerangkan bahwa: Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: "Orang yang berhaji karena Allah dan di dalam itu dia tidak berbicara mengenai hawa nafsu dan tidak bertingkah laku buruk maka dia akan kembali dari haji seperti hari ibunya melahirkannya."
Hadhrat Anas berkata bahwa: Saya melihat Hadhrat Ali menyembelih dua ekor hewan domba, lalu kepada beliau ditanyakan: Ini apa? Beliau bersabda: Rasulullah saw. mewasiatkan kepada saya bahwa saya [hendaknya] berkurban juga atas nama beliau. Oleh karena itu saya juga berkurban atas nama beliau.

Sifat Al Wali Allah Taala (Bagian 4)*

Allah Taala berfirman dalam ayat 42 Surah Al Ankabut,
مَثَلُ الَّذِينَ اتَّخَذُوا مِن دُونِ اللَّهِ أَوْلِيَاء كَمَثَلِ

الْعَنكَبُوتِ اتَّخَذَتْ بَيْتاً وَإِنَّ أَوْهَنَ الْبُيُوتِ

لَبَيْتُ الْعَنكَبُوتِ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ


Artinya: “Permisalan orang-orang yang mengambil selain Allah sebagai penolong-penolong adalah seperti permisalan laba-laba yang membuat rumahnya. Dan sesungguhnya, selemah-lemahnya rumah adalah rumah laba-laba, seandainya mereka itu mengetahui!” (QS. 29:42)

Sudah jelas dari pernyataan ayat ini, yakni, betapa malangnya bangsa tersebut yang telah meninggalkan khazanah dan sifat Al Wali Allah Swt lalu mencari-cari sumber bantuan lain. Mata mereka nanar demi melihat keuntungan yang bersifat sementara, dan merendahkan faedah [bantuan Ilahi] yang bersifat permanen. Berbagai sumber dan atribut dunia tersebut membuat mereka mengabaikan Keridhaan Allah Taala. Alih-alih menjadi waliullah, yakni sahabat Allah, mereka bersahabat dengan tuhan-tuhan lain selain Allah. Alih-alih masuk ke dalam kuatnya pertahanan perlindungan Ilahi, mereka mengandalkan jalinan perlindungan duniawi semisal jejaring laba-laba.

Monday, November 23, 2009

Ajaran Islam Tentang Korupsi & Suap Menyuap

Quran surah 2 ayat 189 menyatakan dengan tegas berkenaan dengan segala bentuk suap menyuap:

“Dan, janganlah makan hartamu di antara kamu dengan jalan batil, dan jangan pula kamu serahkan harta itu sebagai suapan kepada para penguasa supaya kamu dapat memakan sebagian harta dengan cara berbuat dosa, padahal kamu mengetahui.”

Sunday, November 15, 2009

Sifat Al Wali Allah Taala (Bagian 3)*

Firman Allah:

اَلَاۤ اِنَّ اَوْلِيَآءَ اللّٰهِ لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُوْ
()  الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَكَانُوْا يَتَّقُوْنَؕ  ()  لَهُمُ الْبُشْرٰى فِىْ الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا وَفِىْ الْاٰخِرَةِ‌ؕ ()   لَا تَبْدِيْلَ لِـكَلِمٰتِ اللّٰهِ‌ؕ ()   ذٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيْمُؕؕ



yang artinya, Ingatlah ! Sesungguhnya, bagi para Auwliya Allah itu tidak ada hauf, ketakutan atas mereka dan tidak pula mereka yahjanun, bersedih — Yaitu orang-orang yang beriman dan bertakwa — Bagi mereka ada kabar suka dalam kehidupan di dunia ini dan di akhirat nanti — Tidak ada perubahan pada firman-firman Allah; Itulah sungguh suatu kemenangan yang besar. [10:63-65]

Para Auwliya telah mendapat jaminan dari Allah Taala, bahwa mereka tak akan pernah takut maupun berduka cita selama mereka tetap meningkatkan derajat keimanan dan Taqwa mereka kepada Allah Swt. Bagi para mukminin sejati seperti itu, ada suatu janji bahwa Allah Taala akan menjadi Sahabat dan Penolong mereka. Mereka itulah pewaris berbagai rahmat dan karunia Ilahi, baik di dunia ini maupun di Akhirat nanti.
Ciri-ciri khas seorang mukmin sejati adalah, ia yang tetap teguh dalam keimanan mereka meskipun bila ia harus menghadapi kehilangan duniawi, karena ia yakin akan memperoleh ganjaran pahalanya di akhirat nanti sebagaimana telah dijanjikan Allah Swt. Namun, prasyarat pertama dan paling utama untuk itu adalah harus terlebih dahulu memenuhi beberapa kewajiban mereka sebagai Auwliya.

Thursday, November 12, 2009

Khairul Ummah (Ummat Terbaik)

Ikhtisar Khutbah Jumah Hadhrat Khalifatul Masih V Atba
6 November 2009, di Masjid Agung Baitul Futuh, London, UK.

Huzur membacakan ayat 111 Surah Al Imran,

كُنْتُمْ خَيْرَ اُمَّةٍ اُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَاْمُرُوْنَ بِالْمَعْرُوْفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُوْنَ بِاللّٰهِ‌ؕ وَلَوْ اٰمَنَ اَهْلُ الْكِتٰبِ لَڪَانَ خَيْرًا لَّهُمْ‌ؕ مِنْهُمُ الْمُؤْمِنُوْنَ وَاَكْثَرُهُمُ الْفٰسِقُوْنَ

yang terjemahannya sebagai berikut,‘Kamu adalah umat terbaik, yang dibangkitkan demi kebaikan umat manusia, kamu menyuruh berbuat kebaikan dan melarang berbuat keburukan, dan beriman kepada Allah. Dan, sekiranya Ahlikitab beriman, niscaya akan lebih baik bagi mereka. Di antara mereka ada yang beriman dan kebanyakan mereka orang-orang fasik.’ (3:111).

Sunday, November 8, 2009

Umat dan Perbedaan

Oleh: A. Mustofa Bisri
www.Gusmus.net

Mula-mula adalah dua sejoli ”imigran” dari sorga, Adam dan Hawa, yang diserahi Tuhan mengelola bumi ini. Kemudian, mereka menurunkan keturunan yang disebut manusia. Manusia berkembang semakin lama semakin banyak meramaikan planet ini. Ketentuan-ketentuan Tuhan yang dibawa dan diajarkan Adam a.s. sebagai panduan untuk mengelola bumi dan wasilah untuk kembali ke sorga, menuju kepada-Nya, semula dipatuhi dan ditaati oleh semua anak-cucunya. Namun dengan perjalanan waktu, kian lama ketentuan-ketentuan itu dilupakan dan diabaikan oleh cicit-cicit Adam yang datang belakangan.



Wednesday, November 4, 2009

Sifat Al-Wali Allah Taala (bagian 2)

Allah Taala mengingatkan kaum mukminin, kaum kafirin maupun musyrikin di dalam Al Qur’an Karim dengan firman-Nya sebagai berikut(*):

 لَهُ مُعَقِّبَاتٌ مِّن بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ يَحْفَظُونَهُ مِنْ أَمْرِ اللّهِ إِنَّ اللّهَ لاَ يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُواْ مَا بِأَنْفُسِهِمْ وَإِذَا أَرَادَ اللّهُ بِقَوْمٍ سُوءاً فَلاَ مَرَدَّ لَهُ وَمَا لَهُم مِّن دُونِهِ مِن وَالٍ


yang artinya, ‘Untuk dia, rasul itu, ada pergiliran malaikat-malaikat di hadapannya dan di belakangnya; mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya, Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka sendiri mengubah apa yang ada pada diri mereka. Dan apabila Allah telah berkehendak untuk menghukum suatu kaum, maka tiada yang dapat menghindarkannya, dan tiada bagi mereka penolong selain dari Dia.’ (Surah 13 / Ar Rad : ayat 12)


Tuesday, November 3, 2009

Tiga syarat pengabulan doa

Terkadang kita merasa sudah sedemikian banyak berdo'a, namun setelah sedemikian lama belum juga ada tanda-tanda do'a kita dikabulkan. Apakah yang salah? Mungkinkah Tuhan tidak mendengar do'a kita sedangkan Dia adalah Maha Mendengar. Atau ada hal-hal yang menjadi syarat dalam berdo'a yang belum kita penuhi sehingga do'a menjadi tertolak tanpa kita tahu. Lalu, kalau memang ada, apakah syarat-syarat agar do'a yang dipanjatkan dikabulkan oleh Allah.

Pengabulan Do'a Merupakan Pengakuan Tuhan

Sebagaimana telah dikemukakan, umat Muslim selalu dianjurkan dalam Surat Al-Fatihah untuk menyibukkan diri mereka dalam berdoa dan mereka diajari doa yang berbunyi:


"Tuntunlah kami pada jalan yang lurus." (S.1 Al-Fatihah:6).

Sudah merupakan ketetapan bahwa doa ini harus dipanjatkan dalam lima shalat setiap harinya. Karena itu salah sekali jika kalian menyangkal sifat spiritualitas daripada doa. Ketentuan Al-Quran menyatakan bahwa doa ini berkaitan dengan keruhanian dan sebagai hasil dari doa tersebut akan turun rahmat berupa keberhasilan dalam berbagai bentuk.

Dua Cara Pengabulan Doa

Perlu diingat bahwa pengabulan doa itu terdiri dari dua cara, yang kesatu sebagai cobaan dan yang lainnya sebagai pemuliaan. Sebagai cobaan, terkadang doa dari pendosa dan yang durhaka atau bahkan kafir sekali pun bisa saja dikabulkan, namun pengabulan tersebut tidak mengindikasikan keridhoan hakiki dan lebih banyak merupakan cobaan. Adapun persyaratan dari pengabulan doa yang merupakan pemuliaan adalah si pemohon haruslah seorang hamba pilihan Tuhan dimana tanda dan nur statusnya itu mewujud dalam dirinya.


Sunday, November 1, 2009

Label Cloud Cantik Berbasis Flash Animasi untuk Blogger

Blogumulus by Roy Tanck and Amanda Fazani


Merasa penasaran dengan tampilan cumulus tag claud dari WP, saya berusaha mencari-cari petunjuk untuk dapat menerapkannya juga pada template Blogger. Setelah mencari beberapa lama, akhirnya dapat juga wangsit dari mbah google dan dibawa ke tempat Amanda Fazani.
←   → Home
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Perang Islam Radikal terhadap Barat: Sebuah Tanggapan

Women in Islam
Al-Qur’an mengajarkan kesucian jiwa manusia dan menegaskan kem- bali ajaran-ajaran Bibel bahwa barangsiapa membunuh satu orang dengan tidak adil, maka akan seolah-olah ia membantai semua umat manusia; dan barang siapa yang menyelamatkan satu kehidupan, maka seolah-olah ia telah melindungi kehidupan seluruh umat manusia (5:33)

Baca Selengkapnya..

Women in Islam

Women in Islam
Bagaimanakah kedudukan wanita menurut islam? Apakah islam menjamin hak-hak kaum wanita? Bagaimana pandangan islam mengenai kebebasan kaum wanita dan emansipasi?

Temukan jawaban dari pertanyaan diatas serta pertanyaan-pertanyaan lain seputar kaum wanita dalam islam di: http://alislam.org/library/women.html

Cari Teks Alquran


Quran Search
Sekarang anda tidak perlu bingung lagi bila ingin mencari satu ayat dalam alquran. Asalkan anda mengetahui sedi- kit kata kunci saja (dalam bahasa Arab atau Inggris), maka anda akan segera menemukan ayat yang anda cari. Feature yang tidak kalah penting adalah on-screen arabic keyboard jika anda ingin mencari kata kunci dalam bahasa arab. Jadi anda tidak perlu bingung apakah komputer anda arabic support ataukah tidak.

Silahkan kunjungi alamatnya dan rasakan manfaat yang sebesar-besarnya dari layanan full gratis ini..

http://alislam.org/quran/search2/

Ahmadiyah Indonesia

Agama Islam.info

Moslem Online

Flag Counter

networkedblogs

 

Anda Pengunjung Ke..

Web Page Counters