Selasa, 29 April 2008

Jangan Merusak Citra dan Nama Islam Dengan Membakar Masjid-Masjid (Press Release)

Bismillahirrahmanir Rahim

PERNYATAAN PERS PB JEMAAT AHMADIYAH INDONESIA

Tanggal: 28 April 2008

Jangan Merusak Citra dan Nama Islam Dengan Membakar Masjid-Masjid

1. Kami menyesalkan rekomendasi Bakor Pakem yang sepihak, tidak adil, dan penuh penyesatan publik, karena setelah rekomendasi itu justru eskalasi penghancuran masjidmasjid yang dikelola Ahmadiyah di seluruh wilayah Indonesia lebih meningkat dari sebelumnya hingga mencapai 4 masjid, dan yang terakhir (kejadian semalam, 27/4) pembakaran masjid besar di Parakansalak Sukabumi.

2. Kami himbau kepada anak bangsa Indonesia yang cinta Islam yang tidak sependapat dengan Ahmadiyah, supaya janganlah merusak citra Islam yang teduh, selamat dan damai dengan membakar masjid-masjid yang dikelola oleh Ahmadiyah.

3. Kami mohon kepada pemimpin-pemimpin Islam yang berhati mulia untuk menyerukan serentak kedamaian total di Negara kita tercinta ini sehingga citra Islam, citra Al Qur'an kitab suci kita bersama dan citra Nabi Muhammad Rasulullah SAW dapat kita selamatkan dari orang-orang yang tidak menyukai Islam yang justru menginginkan Islam selalu perang dengan sesamanya.

4. Kami minta kepada pemerintah dan aparat keamanan Negara tetap adil, professional dan konsekwen dalam penegakan hukum untuk terciptanya stabilitas Negara dalam mencapai cita-citanya yang luhur.

5. Kami ingatkan kepada pengagas, pendorong, pendukung dan penandatangan SKB pelarangan Ahmadiyah, berfikirlah matang-matang demi Allah SWT yang kita sembah, apakah untuk menyelamatkan bangsa dan Negara ini, SKB akan menjadi obat atau racun? Di NTB, SKB terbukti menjadi racun yang berkepanjangan sehingga anak bangsa menjadi pengungsi yang terkatung-katung di Negaranya sendiri yang sudah merdeka.

6. Kami serukan kepada anggota-anggota Ahmadiyah yang tersebar di lebih 300 cabang di seluruh wilayah Indonesia agar banyak berdoa… berdoa.. berdoa, mengucapkan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, membaca Al Qur'an Suci dalam mendoakan keselamatan bangsa dan Negara kita tercinta ini. Ambillah pelajaran bahwa rumah yang dibakar itu adalah rumah Allah dan siapa yang membakar rumah Allah, maka mereka akan berperang dengan Allah Taala sendiri.

Jakarta, 28 April 2008

PB Jemaat Ahmadiyah Indonesia

Shamsir Ali, SH

Jubir

Minggu, 27 April 2008

PENYERANGAN TERHADAP AHMADIYAH



Tadi malam (27/04/08) telah terjadi penyerangan terhadap mesjid Ahmadiyyah, di Desa Parakansalak, Kecamatan Parakansalak, Kab. Sukabumi, Jawa Barat. Massa terorganisir merusak dan menghancurkan mesjid tempat warga ahmadiyah biasa melakukan shalat berjamaah. Mesjid tersebut hanya berjarak kurang lebih 300 meter dari kantor polsek setempat. Ancaman serta rencana penyerangan tersebut sudah diketahui betul oleh aparat jauh-jauh hari sebelumnya. Namun, lagi-lagi aparat sepertinya KECOLONGAN.
Saya tidak pandai membuat review ataupun komentar.. tapi berikut ini ada tulisan bagus dari anggota milis ahmadina terkait peristiwa tersebut.
Kang Barik mohon izin ngambil idenya ya... thanks a lot.


=========================================================

Parakan Salak berada didaerah sebelah kanan jalan menuju Sukabumi setelah Cibadak dibawah kaki Gunung Salak.

SMS yang saya terima mengenai kejadian penyerangan terhadap warga masyarakat Ahmadiyah di desa Parakan Salak itu segera saja saya forward kebeberapa teman, diantaranya Eva Sundari anggota Komisi III DPRRI dari FPDIP.

Eva bereaksi cepat dengan memforward SMS saya itu keberbagai Pejabat Pemerintah terkait termasuk Intelpam Polri. Setelah itu beliau langsung menghubungi saya via HP.
Yang menanggapi cuma satu karena mungkin masih dipagi buta, yaitu Dirjen Kesbang Depdagri yang langsung kontak Polri, saya pikir bagus sekali tindakan pak Dirjen yang cepat dan tanggap ini.
Cuma SMS berikutnya terdengar sangat aneh dan lucu walaupun gak ada lucu3nya duhh...
Dengan nada marah dan prihatin mba Eva cepat menjawab SMS beliau yang kedua tersebut:

"jwbku: Hr ini laporan dr bondowoso HT bersama MUI setempat bikin seminar propaganda syariat islam dan kilafah. memaki Pancasila, ternyata dihadiahi SKB. bsk mrk lanjut kampanye di Situbondo (atas biaya APBN via MUI ~ Depag? ini tragedi) manusiawi harus perspektif korban, bukan perpetrators dong pak,,, bisa dianggap genocide, canada-UK sdh mengecam RI soal ahmadiyah, selain sidang HR council tahun lalu di Jenewa soal serangan thd gereja2. hati nuraninya siapa pak? Ditaruh mana konstitusi, UU 12/2005 ttg hak sipil- 39/99 ttg HAM?"

Teman2, beberapa parpol seperti PBB, PKS dan PPP malah melalui Ketuanya, Suryadharma Ali sudah mendesak SBY kemarin agar sesegera mungkin menerbitkan SKB pelarangan terhadap Ahmadiyah. Tadi malam sekitar pk.11.30 saya mendengar langsung dari yang berkompeten bahwa positif hari Senin ini SKB mengenai pelarangan terhadap Ahmadiyah resmi akan dikeluarkan oleh Pemerintah.

Dalam kesempatan "Ngopy bareng Jimly Asshiddiqie: Jumat kemarin dikantornya di Medan Merdeka Barat, beliau mengatakan jika hak2 konstitusi orang, lembaga atau organisasi hiang karena UU, maka UU tersebut dapat dimintakan Judicial Review ke MK. Seperti diketahui lewat pemberitaan surat kabar, SKB pelarangan ini bakal memuat pasal2 didalam UU No.1/PNPS/1965 dan dikatakan oleh Hendarman Supandji Jaksa Agung, jika tidak ingin ada SKB itu maka cabut terlebih dahulu UU No.1/PNPS1965.

Ini sangat serius sekali, karena UU No.1/PNPS/1965 dan pasal 156a secara tegas menyebutkan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara bagi para pelanggarnya. Apakah nanti kaum wanita Ahmadi tidak lagi mengenakan jilbab karena takut dihukum penjara 5 tahun dan dianggap menghina Islam dan melanggar UU No.1/PNPS/1965? Apakah nanti saya berhenti mengucapkan salam karena takut dianggap menghina Islam? Apakah nanti kami tidak boleh lagi sholat menghadap Ka'bah, membaca Al Quranul Karim, mengikuti sunah suci Kanjeng Nabi Muhammad SAW karena nanti semua itu akan dianggap menghina dan melecehkan Islam? Jika Ahmadiyah 'dijadikan' agama baru oleh Pemerintah atau MUI nanti, siapakah yang mengajari kaum wanita Ahmadiyah berpakaian? Kemana sholat kami akan hadapkan? Adakah Kitab lain yang lebih baik bagi kami dari Al Quran untuk kami jadikan pedoman hidup?

Sudah lama sekali saya berupaya dan berpegang teguh dengan ayat "Kuu anfusikum waahliikum naaar".
Sejak muda dulu terlebih setelah menikah saya usahakan agar senantiasa membaca Al Quranul Karim setiap pagi seperti yang dianjurkan. Dulu walaupun masih dalam balutan 'Bedong" anak lelaki saya yang masih bayi, dengan hati2 saya letakkan disebelah kanan saya diajak dan dibiasakan untuk menunaikan sholat berjamaah. Sering saya terbangun ditengah malam, kadang menangis karena mengingat sepanjang siang tadi begitu banyak melakukan kesalahan yang dapat menimbulkan amarahNya. Segera saja saya berwudhu, bersujud didalam tahajjud, menangis memohon ampunan dan bimbinganNya agar hari esok lebih baik dari hari kemarin. Sebisa mungkin saya berjuang dalam menafkahi keluarga dengan nafkah yang halal dan thayiban dengan harapan agar nanti anak2 saya tumbuh menjadi insan2 yang dicintai Allah dan dicintai sesama umatNya.

Sahabatku pak Djohan yang saya cintai, saya memang belum menjadi muslim yang baik seperti yang diharapkan oleh Kanjeng Nabi Muhammad SAW. Untuk itu saya akan tetap berjuang setiap harinya agar setiap helaan nafas saya mendatangkan ridhaNya seraya dengan segala kerendahan hati memohon bantuanNya untuk dapat mencontoh peri kehidupan sang kekasihNya, Muhammad Mustafa Rasulullah SAW. Jika ini dianggap oleh sebagian orang sebagai sesat, biarlah ya Allah, biarlah saya menjadi sesat yang sesesat-sesatnya.

Pak Djohan, apakah kita cukup hanya mengucapkan Inna lillahi wa inna ilayhi rajiun?
Bapak memiliki pengetahuan dan jaringan yang jauh lebih luas dari saya, mohon bimbingannya selalu dan harap maklum serta sabar dengan 'kelakuan' saya selama ini. Dalam hati saya menangis membaca postingan bapak, memang saya penuh dengan segala kelemahan dan kekuarangan. Saya amat membutuhkan bantuan dari seluruh sahabat.
Kalau bapak berputus asa dalam membantu, bagaimana dengan kami dan saudara2 kami yang kini bertambah rasa takutnya dengan kejadian penyerangan malam tadi di desa Parakan Salak Sukabumi?

Ma'afkan saya pak Djohan.

Was, Mubarik

Kamis, 03 April 2008

Khutbah : Sifat Al-Rafiq Allah Swt. - Tanggapan atas film 'FITNA'


Sifat Al-Rafiq Allah Swt.
Ikhtisar Khutbah Jumah Hazrat Khalifatul Masih V Aba
28 Maret 2008, di Masjid Baitul Futuh, London, UK

==================================
Pada Khutbah Jumah ini Huzur menerangkan bagian awal sifat Al Rafiq Allah Swt, yang artinya adalah bersikap lembut dan baik, teman serta sahabat. Menurut kamus Bahasa Arab, 'rafiq' adalah dia yang tidak mendatangkan sesuatu kemudaratan apapun. Melainkan hanya memberi faedah belaka; senantiasa bersimpati, dan melakukan segala tugas pekerjaannya tanpa cacad. Hadhrat Masih Mau'ud a.s. memperoleh makrifat hakekat sifat Allah Swt Al-Rafiq ini pada tahun 1903. Ketika itu akan berjangkit wabah penyakit pes yang luas dan mematikan. Melalui wahyu-Nya, Allah Swt mengajari beliau doa ‘Ya Hafiz, Ya Aziz Ya Rafiq’ agar beliau [dan seluruh anggota Jamaah] terhindar dari wabah penyakit tersebut.
Sedangkan sifat Al Aziz (Yang Mahagagah) dan Al-Hafiz (Yang Mahapelindung) adalah dua sifat Allah Swt lainnya [yang akan diterangkan kemudian].

Huzur bersabda, pada umumnya semua manusia memperoleh manfaat dari sifat Rafiq Allah Swt; akan tetapi hanya beberapa orang saja yang menyadarinya dengan cara menjadi hamba-hamba Tuhan yang sejati; yakni kembali kepada Allah dengan seikhlas-ikhlasnya; sehingga berhasil menjadikan wujud Tuhannya sebagai Rafiqul-Ala (Karibun-Ala, Karib Yang Mulia). Salah satu di antara mereka yang sedikit itu adalah Rasulullah Saw, yang merupakan contoh yang paripurna, yakni berhasil membumikan Allah Swt sedemikian rupa, sehingga ruh beliau pun seakan-akan sudah berpisah dari kehidupan duniawi ini (sudah fana fillah). Beliau berhasil memberi hikmah pengertian kepada kita sedemikian rupa, yakni seperti itulah hendaknya manusia berupaya menjadikan Allah Swt sebagai Karibun'Ala (Sahabat Yang Mahakarib) alih-alih memilih [sesuatu kekuatan] duniawi.

Tanggapan Atas film 'Fitna'


Huzur bersabda, aktivitas kaum penentang Islam saat ini semakin meningkat; sedangkan kita hanya memiliki Dia yang Al-Rafiq tempat kita mengadu, yang Pertolongan-Nya dapat diandalkan untuk menghadapi mereka. Salah seorang musuh Islam yang saat ini sedang diam-diam bersiasat adalah – Geert Wilder, seorang politikus Belanda yang anti-Islam telah membuat sebuah film yang melecehkan Islam. Film buruk tersebut rencananya akan ditayangkan hari ini di sebuah stasiun TV. Namun sebenarnya sudah ditayangkan di sebuah stasiun TV lokal kemarin dan juga di internet. Ini dikarenakan berbagai stasiun TV besar berskala nasional menolak untuk menayangkannya. Semoga Allah Swt senantiasa memberi petunjuk dan hidayah kepada mereka agar senantiasa dapat menolak segala bentuk keburukan. Huzur bersabda, Mr.Wilder ini berkeberatan terhadap ayat 5 Surah Muhammad (47:5), yang pada hakekatnya bukanlah sesuatu hal yang baru, melainkan lagu lama. Pada kenyataannya falsafah ajaran Islam berdasarkan cinta kasih dan peka terhadap hak-hak orang lain; akan tetapi perlu penjelasan lebih lanjut segi lain dari ajaran tersebut. Ajaran Islam senantiasa mengambil jalan tengah, tidak keras, tidak pula lembek. Mereka yang hanya melihat kepada segi 'kelembekan' menunjukkan bahwa mereka itu sebenarnya adalah golongan orang yang suka mengumbar dendam kesumat seperti halnya Mr. Wilder ini.

Huzur bersabda, beliau ingin agar kaum Ahmadi menyimak sesuatu hal dengan seksama; berkaitan dengan hal ini, banyak-banyak bershalawat kepada Hadhrat Muhammad Rasulullah Saw adalah sangat penting. Mereka yang melaksanakannya dengan dawam akan memperoleh banyak keberkatan. Hal ini sebenarnya sudah dicantumkan di dalam Doa-doa Program Rohani menyambut Peringatan Seabad Khilafat Ahmadiyah. Oleh karena itu mohon diperhatikan kembali. Menerangkan lebih lanjut banyaknya keberkatan dalam bershalawat kapada Rasulullah Saw berdasarkan berbagai tulisan Hadhrat Masih Mau'ud a.s., Huzur besabda, kita hendaknya banyak-banyak membaca shalawat sehubungan dengan meningkatnya siasat musuh-musuh Islam yang tengah mencoba mencemarkan nama baik Rasulullah Saw. Meskipun usaha mereka itu tidak akan berhasil, tetapi sebagai satu kesatuan di dalam Jamaah [Ahmadiyah] kita haruslah banyak-banyak bershalawat. Sehingga secara keseluruhan jumlahnya akan mencapai jutaan kali. Kita hendaknya kembali mendekatkan diri kepada Allah dan memohon pertolongan-Nya, agar diberi kemudahan dalam menyiarkan ajaran Islam ke seluruh dunia dengan cara yang sebaik-baiknya.

Huzur bersabda, kita hanya berupaya untuk menjernihkan keadaan. Oleh karena itu kita tidak percaya dengan cara-cara main hakim sendiri. Karena kita meyakini pertolongan Allah Swt, yang berkuasa atas segala sesuatu. Oleh karena itu takutlah kepada-Nya dan rubahlah akhlakmu. Manakala kita mencoba untuk mewujudkan berbagai sifat Allah di dalam diri kita, artinya kita harus dapat merubah akhlak perangai kita. Inilah senantiasa yang harus dapat kita lakukan, artinya kita menyerahkan perkaranya kepada Allah Swt.

Huzur selanjutnya menerangkan keelokan ajaran Islam yang menjawab segala keberatan yang diajukan oleh Mr.Wilder dan sejenisnya. Huzur mendasari argumen jawaban beliau kepada ayat 41 – 44 Surah Al Shura (42:41, 42, 43, 44).

Huzur kemudian membacakan beberapa ikhtisar tulisan Hadhrat Masih Mau'ud a.s. mengenai keindahan dan kesempurnaan contoh teladan Rasulullah Saw yang merupakan citra ajaran Alquran.
Huzur bersabda, mereka yang akrab dengan Alquran tahu persis akan keindahan ajarannya. Akan tetapi, mereka yang memusuhi Islam justru mengajukan berbagai keberatan. Maka, manakala ayat-ayat Alquran di atas diterapkan pada situasi sekarang ini, yang diperlukan adalah mawas diri. Alih-alih membalas dendam secara membabi-buta, tempuhlah jalur hukum.
Huzur kemudian menguraikan berbagai sifat mulia Rasulullah Saw yang patut menjadi suri tauladan kita semua berdasarkan keterangan dari berbagai ayat Alquran, yakni Surah 26:4 dan 21:108, kemudian menerangkannya lebih lanjut berdasarkan berbagai tulisan Hadhrat Masih Mau'ud a.s.; Huzur lalu membacakan beberapa Hadith Rasulullah Saw yang menggambarkan akhlak fadillah Rasulullah Saw yang pada intinya bersifat penuh dengan cinta kasih dan murah hati.

Huzur mendoakan semoga Allah memudahkan penduduk dunia untuk melihat kebenaran dengan sikap pemikiran yang jernih. Dan semoga pula Allah Swt berkenan menerima kiriman Shalawat kita, sehingga bolehlah kita menyaksikan bersinarnya panji kebenaran Rasulullah Saw ke seluruh pelosok dunia, namun sekaligus juga akan membuat mereka yang bersikap culas menjadi terhinakan.

Ucapan Belasungkawa atas Syahidnya Dr. Muhammad Sarwer dari Peshawar

Di akhir khutbah, Huzur menyampaikan berita duka telah disyahidkannya Dr. Muhammad Sarwer di Jemaat Peshawar, Pakistan pada tanggal 19 Maret oleh segerombolan orang tak dikenal yang sebelumnya mengetuk-ngetuk pintu rumah beliau. Keluarga beliau adalah satu-satunya keluarga Ahmadi di daerah tersebut, yang tetap bertahan tinggal di sana meskipun sudah ada beberapa kali penyerangan sebelumnya. Almarhum meninggalkan seorang istri, enam anak perempuan dan tiga anak laki-laki. Semoga Allah memberi maqom terbaik bagi arwah almarhum di Jannah-Nya, serta memberikan ketawakalan bagi keluarga yang ditinggalkan. Huzur akan mengimami shalat jenazah gaib, bada shalat Jummah.

transltByMMA/LA.032808
Please note: Department of Tarbiyyat, Majlis Ansarullah USA takes full responsibility of anything that is not communicated properly in this message.

Related Post

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...